Penelitian ini dilaksanakan di BPPTPM Kota Bengkulu,  menurut beberapa survei bahwa layanan publik di Pemkot Bengkulu di bidang layanan administrasi berbentuk dokumen yaitu IMB berada diposisi  integritas yang  rendah. Diduga penyebabnya karena implementasi  kebijakan dan nilai-nilai budaya organisasi belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauhmana dan seberapa besar pengaruh implementasi  kebijakan dan budaya organisasi berpengaruh terhadap layanan  perizinan pembuatan IMB. Metode penelitian adalah melalui pendekatan kuantitatif, Sumber primer dan sekunder melalui observasi, dokumen dan angket. Responden penelitian sebanyak 192 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa korelasi pelayanan perizinan pembuatan IMB sangat signifikan dipengaruhi oleh implementasi kebijakan dengan angka korelasi sebesar 0,773. Sementara budaya organisasi berkorelasi sangat positif dengan angka korelasi sebesar 0,708. Secara parsial bahwa variabel   implementasi kebijakan dan budaya organisasi memberikan kontribusi pengaruh sebesar 62,2% terhadap layanan perizinan  pembuatan IMB  di BPPT Kota Bengkulu. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 37,8% disebabkan oleh faktor lain diluar variabel yang diteliti
Copyrights © 2018