Penelitian ini membahas konsep dasar ekonomi makro Islam sebagai alternatif sistem ekonomi yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah. Ekonomi makro Islam memfokuskan kajian pada kebijakan fiskal dan moneter, distribusi kekayaan, stabilitas keuangan, serta kesejahteraan sosial sesuai dengan tujuan Maqhasid al-Sharia. Perbedaan mendasar dengan ekonomi makro konvensional terletak pada dimensi spiritual dan moral yang menjadi landasan aktivitas ekonomi, sehingga tidak hanya berorientasi pada materialisme dan sekularisme. Prinsip utama ekonomi makro Islam meliputi keadilan, distribusi pendapatan yang adil, pemberdayaan masyarakat, pengendalian inflasi, dan pengawasan terhadap praktik keuangan yang bertentangan dengan syariah, seperti riba. Artikel ini juga meninjau berbagai model makroekonomi, seperti Keynesian, Monetarisme, Neo-klasik, Real Business Cycle, dan New Keynesian, serta relevansinya dalam kerangka Islam. Selain itu, dibahas pula masalah utama dalam ekonomi makro, seperti ketidakstabilan ekonomi, kesenjangan sosial, dan ketimpangan distribusi kekayaan, yang dalam perspektif Islam dapat diatasi melalui instrumen zakat, infaq, dan shadaqah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip ekonomi Islam mampu memberikan solusi yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan adil dalam pembangunan ekonomi suatu negara.
Copyrights © 2025