Penelitian ini mengkaji interpretasi manajer terhadap etika akuntansi di bawah tekanan target kinerja dalam sistem pengendalian manajemen. Target kinerja широко digunakan untuk memotivasi manajer dan mengevaluasi kinerja organisasi; namun, tekanan kinerja yang berlebihan dapat menimbulkan dilema etis dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan akuntansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi bagaimana manajer menafsirkan, menegosiasikan, dan menerapkan etika akuntansi ketika menghadapi tuntutan kinerja. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan para manajer yang terlibat dalam proses evaluasi kinerja dan pengambilan keputusan, serta didukung oleh analisis dokumen. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola interpretasi etis dan penalaran manajerial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajer mengalami ketegangan etis yang signifikan di bawah tekanan kinerja dan cenderung menafsirkan etika akuntansi secara fleksibel dan situasional, bukan sebagai aturan yang bersifat absolut. Budaya organisasi, sistem pengendalian manajemen, dan nilai-nilai individu berperan penting dalam membentuk interpretasi etis. Penelitian ini berkontribusi pada literatur akuntansi dan manajemen dengan menyoroti dimensi perilaku dan interpretatif dari etika akuntansi, serta memberikan implikasi praktis bagi organisasi dalam menyeimbangkan tujuan kinerja dengan akuntabilitas etis. Kata kunci: Etika Akuntansi, Tekanan Target Kinerja, Sistem Pengendalian Manajemen, Interpretasi Manajerial, Studi Kualitatif
Copyrights © 2025