Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas model pembelajaran AIR (Auditory, Intellectually, Repetition) berbasis deep learning dalam meningkatkan kemampuan literasi Bahasa Indonesia siswa Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah 60 siswa kelas V dari tiga Sekolah Dasar di Kabupaten Majalengka. Data dikumpulkan melalui tes literasi Bahasa Indonesia, angket respon siswa dan guru, serta observasi aktivitas belajar. Hasil analisis paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dengan rata-rata skor meningkat dari 67,45 menjadi 84,12 (p < 0,05), dibandingkan kelompok kontrol yang meningkat dari 66,88 menjadi 75,34. Respon siswa dan guru juga menunjukkan tingkat kepuasan tinggi terhadap efektivitas dan interaktivitas pembelajaran. Dengan demikian, model AIR berbasis deep learning terbukti efektif dalam meningkatkan literasi Bahasa Indonesia serta relevan dengan tuntutan kompetensi abad ke-21. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pedagogi berbasis pengulangan bermakna untuk mewujudkan pembelajaran yang inklusif, interaktif, dan berkelanjutan di Sekolah Dasar.
Copyrights © 2025