Penelitian ini mengkaji penguatan kemampuan literasi dan numerasi di Sekolah Dasar dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Meskipun literasi dan numerasi ditetapkan sebagai kompetensi minimum dalam kebijakan pendidikan nasional, praktik pembelajarannya di sekolah masih belum merata dan cenderung terfragmentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis temuan penelitian terkait strategi, tantangan, dan dampak pembelajaran literasi-numerasi di SD. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 15 artikel relevan yang dipublikasikan pada periode 2021–2025 dan diperoleh dari Google Scholar, DOAJ, ERIC, serta Garuda Dikti. Data dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil kajian menunjukkan tiga tema utama, yaitu Kurikulum Merdeka sebagai kerangka kebijakan, efektivitas model pembelajaran konstruktivistik dan kontekstual (PjBL, TaRL, dan PMR), serta pemanfaatan media digital dan berbasis budaya lokal. Secara keseluruhan, kajian ini menunjukkan pergeseran menuju pendekatan pembelajaran yang integratif, kontekstual, dan berorientasi HOTS, dengan kesiapan guru dan dukungan sekolah sebagai faktor kunci keberhasilan.
Copyrights © 2025