Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pematuhan prinsip kesantunan berbahasa oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran di SMP Muhammadiyah Ajibarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah guru dan siswa SMP Muhammadiyah Ajibarang, dengan data berupa dialog antara guru dan siswa selama proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, rekam, simak, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran terdapat 26 data tuturan yang mematuhi prinsip kesantunan berbahasa. Dari enam jenis maksim yang dijabarkan oleh Leech, peneliti hanya menemukan empat maksim yang muncul, yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim permufakatan, dan maksim kesimpatian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dalam proses pembelajaran di SMP Muhammadiyah Ajibarang, masih banyak siswa yang menggunakan bahasa secara santun.
Copyrights © 2025