Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan materi siklus rantai makanan secara mendalam melalui penggunaan media pembelajaran pada siswa kelas V di SD Negeri 009 Hutaraja. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep rantai makanan yang selama ini hanya diajarkan secara teoritis tanpa media konkret sehingga menyebabkan siswa sulit memahami alur perpindahan energi antarmakhluk hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas V tahun ajaran 2024/2025. Media piramida rantai makanan digunakan sebagai alat bantu visual tiga dimensi untuk memudahkan siswa memahami peran produsen, konsumen I, konsumen II, konsumen III, serta predator puncak dalam ekosistem. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas belajar siswa, tes hasil belajar, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media piramida dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa, terlihat dari peningkatan aktivitas belajar dan hasil tes. Presentase ketuntasan belajar siswa meningkat dari 57% pada pratindakan menjadi 78% pada siklus I dan 93% pada siklus II. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang lebih tinggi dalam pembelajaran berbasis media konkret. Dengan demikian, penerapan media piramida dalam pembelajaran materi siklus rantai makanan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, hasil belajar, serta motivasi siswa. Media piramida dapat dijadikan alternatif inovasi pembelajaran IPA di sekolah dasar untuk memperkuat pembelajaran berbasis visual, konkret, dan berpusat pada siswa.
Copyrights © 2025