Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mlodel pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan video terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Administrasi Umum di SMK Negeri 7 MedanLatar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa serta kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang variatif dan menarik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari kelas XI MPLB 2 sebagai kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran menggunakan model PBL berbantuan video dan kelas XI MPLB 1 sebagai kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes pre-test dan post-test untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan video berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen sebesar 59,43 meningkat menjadi 83,31 pada post-test, sedangkan kelas kontrol hanya meningkat dari 58,82 menjadi 71,88. Nilai signifikansi uji-t < 0,05 yang berarti H₀ ditolak dan H₁ diterima. Selain itu, model PBL berbantuan video juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Rata-rata nilai pre-test kelas eksperimen sebesar 60,25 meningkat menjadi 80,14 pada post-test, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 59,32 menjadi 69,77. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model PBL berbantuan video efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2025