Pengelolaan tata kelola teknologi informasi sangat di butuhkan di segala aspek bisnis salah satunya pada PT. Istana Argo Kencana cabang Bali dengan brand SANKEN. Perusahaan ini menggunakan sistem informasi SANMAN dan SANWIN untuk menjalankan proses bisnisnya. Dalam pelaksanaannya masih terdapat banyak kendala antara lain masih adanya kesalahan input yang dilakukan oleh admin, masalah jaringan yang terganggu, masalah selisih stok spare part di bagian service, stok spare part yang sering kosong dalam perbaikan barang, dan sering terjadi kesalahan komunikasi antara sales, admin penjualan, dan pihak gudang terkait pengiriman. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan data melalui survei, studi dokumen dan wawancara. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja COBIT 5 dengan domain EDM3, EDM4, APO7, BAI4, DSS3, DSS6, dan MEA1 dengan model perhitungan mengacu pada ISO/IEC15504. Hasil tingkat kematangan tata kelola TI pada sistem informasi PT. Istana Argo Kencana cabang Bali adalah 2,93 berada pada level 3 (Established) dengan tingkat kematangan yang diharapkan yaitu level 5 (Optimizing). Untuk meningkatkan tata kelola TI di PT. Istana Argo Kencana cabang Bali, harus meningkatkan tata kelola pada domain EDM3, EDM4, APO7, BAI4, DSS3, DSS6, dan MEA1 sesuai rekomendasi.
Copyrights © 2018