Coping : Community of Publishing in Nursing
Vol. 13 No. 2 (2025): April 2025

INTERVENSI NON-FARMAKOLOGIS UNTUK MENGATASI GANGGUAN SUASANA HATI PADA REMAJA: SCOOPING REVIEW

Brian Joel Sapulette (Universitas Gadjah Mada)
Alessandra Hernanda Soselisa (Universitas Gadjah Mada)
Putri Ramadhanti (Universitas Gadjah Mada)
Kiki Amanda Fatmawati (Universitas Gadjah Mada)
Humairatun Zakiyah (Universitas Gadjah Mada)
Tiara Royani (Universitas Gadjah Mada)
Ida Ayu Mas Prabhasuari (Universitas Gadjah Mada)
Muhammad Ulin Nuha (Universitas Gadjah Mada)
Intansari Nurjannah (Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
25 Apr 2025

Abstract

Remaja rentan mengalami mood disorder disebabkan oleh ketidakmampuannya dalam menggambarkan emosi atau perasaannya. Mood disorder pada remaja dapat terjadi pada beberapa kondisi seperti remaja dengan gangguan kecemasan, dysthymia, gangguan depresi mayor, bipolar dan ADHD. Penulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi intervensi non farmakologi untuk mengatasi mood disorder pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan scoping review yang mengacu pada guideline PRISMA-Scr (Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses extension for Scoping Reviews) checklist and explanation. Pencarian artikel dilakukan pada enam database elektronik yaitu PubMed, Scopus, ScienceDirect, Proquest, EbscoHost, Cochrane, dan hand searching Google Scholar. Proses pencarian artikel dengan menggunakan kerangka kerja Problem (P), Intervention (I), Comparison (C), dan Outcome (O). Terdapat eligibility criteria meliputi artikel terbit lima tahun terakhir, intervensi non farmakologi, artikel berbahasa Inggris, adolescent dan youth dengan diagnosa medis mood disorder seperti bipolar disorder, cyclothymia, hypomania, depresi mayor, disruptive mood dysregulation disorder, persistent depressive disorder, dan premenstrual dysphoric disorder. Delapan artikel menggunakan desain penelitian Randomized Controlled Trial (RCT) dengan sampel yang mengalami mood disorder pada depresi (62,5%), bipolar (0,25%) dan attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD) (0,125%). Intervensi non farmakologis yang ditemukan yaitu internet-based psychodynamic therapy (IPDT), intervensi permainan terapeutik ReThink, intervensi ambiguous hallmark program (AHP), intervensi cognitive behavior therapy (CBT), family-focused therapy (FFT), intervensi psikoedukasi, dan mindfullness therapy berbasis aplikasi CARE. Terapi non farmakologi menggunakan pendekatan yang holistik dalam mengelola berbagai kondisi kesehatan baik secara mandiri maupun komplementer dari terapi farmakologi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

coping

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Community of Publishing in Nursing (COPING) merupakan e-journal yang disunting oleh Dewan Redaksi Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Jurnal ini merupakan salah satu wahana pengembangan Evidence Based Nursing dalam pengembangan dan update ...