Proyek Tol Kataraja Seksi 1 memiliki tantangan dalam batasan waktu, mutu, dan biaya untuk mencapai tujuan. Perkembangan pelaksanaan proyek yang dinamis berisiko pada keterlambatan waktu penyelesaian atau pembengkakan biaya bisa terjadi karena pada perencanaan awal yang memberikan dampak terhadap keseluruhan pekerjaan pada proyek. Upaya Pengendalian yang dilakukan adalah dengan metode Earned Value Analysis (EVA) untuk menilai kinerja pelaksanaan proyek dan optimasi dengan time cost trade off untuk mengoptimalkan pelaksanaan proyek. Hasil dari EVA diperoleh bahwa pada minggu ke-40 dan minggu ke-48 biaya yang dikeluarkan sesuai dengan rencana tetapi mengalami keterlambatan. Alternatif optimasi TCTO yang dilakukan didapatkan hasil yang paling efisien, yaitu penambahan 2 pekerja dengan penurunan biaya sebesar Rp 60,357,475.11 dengan nilai efisiensi 0.0145% dan pengurangan durasi sebanyak 6 hari dari durasi normal (254 hari) dengan efisiensi 2.3622%. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan dua pekerja merupakan strategi paling efisien untuk optimasi biaya dan waktu, yang dapat dijadikan referensi dalam perencanaan proyek jalan tol serupa.
Copyrights © 2025