Pengelolaan sumber daya air diartikan sebagai upaya struktural dan non struktural yang dilakukan untuk pengendalian sistem sumber daya air alam dan sistem sumber daya air buatan manusia untuk kepentingan manusia dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase keandalan antara metode GR2M (Global Rainfall-Runoff Model) dengan data terukur dilapangan (AWLR/Automatic Water Level Recorder). Penelitian ini dilakukan pada DAS Kali Pepe yang melintasi Kota Surakarta tanpa memperhitungkan luasan DAS hulunya. Kemudian dilakukan pengamatan tinggi muka air pada Pos Pengamatan Tinggi Muka Air Kali Pepe PTPN yang berada di Jl. Arifin, Kampung Baru, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta. Penelitian ini menganalisis hujan-debit menggunakan metode GR2M yang kemudian dibandingkan untuk mengetahui besarnya persentase dengan data yang ada dilapangan berdasarkan hasil pemantauan dari pos pengamatan (AWLR/Automatic Water Level Recorder) yang telah dilakukan analisis Rating Curve untuk mrngubah tinggi muka air menjadi debit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase keandalan antara analisis menggunakan metode GR2M dengan data terukur dilapangan sebesar 97,49%. Hal ini menunjukkan bahwa metode GR2M mampu merepresentasikan kejadian di lapangan.
Copyrights © 2025