Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Return on Assets (ROA) pada perbankan syariah di Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan bank syariah selama periode tertentu. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen (inflasi, BOPO, dan CAR) dengan variabel dependen (ROA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi memiliki pengaruh signifikan negatif terhadap ROA, sementara BOPO berpengaruh signifikan negatif, dan CAR menunjukkan pengaruh signifikan positif terhadap ROA. Temuan ini memberikan implikasi bahwa pengelolaan efisiensi operasional dan kecukupan modal sangat penting untuk meningkatkan profitabilitas perbankan syariah, khususnya dalam menghadapi fluktuasi inflasi di Indonesia.
Copyrights © 2025