Keanekaragaman burung menjadi indikator penting dalam menilai kualitas ekosistem, khususnya di kawasan perkotaan yang mengalami tekanan pembangunan. Penelitian ini dilakukan di dua ruang terbuka hijau Kota Mataram, yaitu Jalan Langko–Pejanggik dan Jalan Panjitilar Negara, untuk mengetahui pengaruh strata vegetasi terhadap keanekaragaman jenis burung. Metode yang digunakan adalah garis transek dengan pendekatan titik hitung. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 14 jenis burung dari 11 famili, dengan keanekaragaman tertinggi pada Jalan Langko–Pejanggik (H’ = 2,146) dibandingkan Jalan Panjitilar Negara (H’ = 1,883). Strata vegetasi yang lebih lengkap (B, C, D, dan E) di Jalan Langko–Pejanggik memberikan sumber daya yang lebih melimpah seperti pakan dan tempat bersarang, sehingga mendukung komunitas burung yang lebih beragam. Analisis regresi menunjukkan bahwa keberagaman strata vegetasi berpengaruh sangat signifikan terhadap keanekaragaman jenis burung (R2 = 0,663; P = 0,000123). Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan vegetasi bertingkat dalam desain lanskap perkotaan guna meningkatkan keanekaragaman hayati dan fungsi ekologis ruang terbuka hijau.
Copyrights © 2025