Perkembangan teknologi dan informasi yang saat ini semakin pesat, memicu persaingan dalam digitalisasi perbankan untuk meningkatkan kualitas layanan. Masyarakat di Indonesia sangat antusias untuk menggunakan digital banking melampaui negara lain di kawasan emerging market (Citradi, 2019). Data dari internal control Bank BTN Kelapa Gading Square tidak semua nasabah menggunakan aplikasi echannel. Hasil pra penelitian bahwa sebagian besar nasabah hanya mengetahui BTN adalah pembiayaan perumahan, sesuai dengan pernyataan Sumarwan (Sunardi & Maftukhah, 2015) pengetahuan konsumen mempengaruhi keputusan pembelian, nasabah cenderung masih percaya untuk bertransaksi datang langsung ke bank, terciptanya suatu hubungan yang berkelanjutan terletak pada kepercayaan konsumen dan produsen (Mambu, 2021). Menurut Davis (Rithmaya, 2016) konsep user acceptance salah satunya perceived ease of use bahwa sistem harus mudah digunakan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh pengetahuan (X1), kepercayaan (X2) dan kemudahan penggunaan e-channel (X3) dalam minat bertransaksi ulang secara online (Y). Jenis penelitian kuantitatif dengan purposive sampling, dengan sampel ditentukan menjadi 100 orang. Analisis persamaan regresi dalam penelitian ini Y= -2,647 + 0,209X1 + 0,727X2 + 0,787X3. Hasil dari koefisien determinasi adalah pengetahuan (X1), kepercayaan (X2) dan kemudahan penggunaan (X3) secara simultan berpengaruh terhadap minat bertransaksi ulang secara online (Y) dengan presentasi 88,8%. Uji t menunjukkan H1 diterima dengan nilai thitung 12,461 > 1,985. H2 diterima dengan nilai thitung 12,787 > 1,985. Sedangkan H3 diterima dengan nilai thitung 18,486 > 1,985. Oleh karena itu kesimpulannya bahwa pengetahuan, kepercayaan dan kemudahan penggunaan e-channel secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap minat bertransaksi ulang secara online.
Copyrights © 2022