Desa Bongan memiliki keragaman potensi wisata yang belum banyak diketahui wisatawan. Situs bersejarahKebo Iwa, tradisi mesuryak dan penangkaran burung Jalak Bali adalah potensi wisata yang diunggulkan diDesa Bongan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi wisata berdasarkankomponen attraction, accessibility, amenity dan anicillary. Metode analisis deskriptif kualitatif digunakandalam penelitian ini, untuk mengidentifikasi potensi wisata dan komponen 4A di Desa Bongan.Pengumpulan data dengan wawancara mendalam terhadap informan yang dipilih melalui teknik purposivesampling, dalam hal ini yang dianggap mengetahui permasalahan secara mendalam adalah pengelola desawisata, masyarakat desa, biro perjalanan wisata dan wisatawan. Observasi dilakukan guna melihat secaralangsung keberadaan potensi wisata yang terdapat di Desa Bongan. Penelitian ini menemukan perlunyakeragaman potensi wisata yang dimiliki Desa Bongan dikelola dan dikembangkan dengan melibatkanmasyarakat setempat. Selain itu pengelolaan dan pengembangan potensi wisata agar mengacu padapariwisata berkelanjutan, karena dapat bermanfaat tidak saja bagi wisatawan tetapi juga untuk masyarakat.Minat kunjungan wisatawan meningkat menjadi repeater karena mendapat pengalaman yang berbeda padasetiap kunjungannya, sedangkan masyarakat mendapatkan peningkatan pendapatan dari dampak kunjungantersebut.
Copyrights © 2024