Kebijakan penanganan limbah plastik dan pentingnya pengendalian persediaan bahan baku yang optimal merupakan latar belakang dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini diharapkan dapat mengurangi jumlah pemakaian material plastik baru di sektor manufaktur dengan memanfaatkan limbah plastik yang dihasilkan dari proses produksi berupa sisa saluran runner produk dan atau produk yang cacat. Dengan adanya pemanfaatan limbah plastik produksi, diharapkan dapat membangun budaya sistem manufaktur berkelanjutan. Metode yang digunakan untuk mengoptimalkan persediaan bahan baku adalah metode Economic Order Quantity (EOQ). Metode EOQ adalah Salah satu metode yang paling banyak dipakai untuk menentukan persediaan bahan baku secara optimal dan terbukti sangat efisien dalam pengendalian persediaan bahan baku. Dengan menggunakan metode EOQ, dapat diketahui jumlah pemesanan ekonomis, frekuensi pemesanan paling optimal, nilai safety stock, kapan waktu pemesanan ulang dan total biaya persediaan. Dengan memanfaatkan scrap sisa produksi dan menerapkan metode EOQ didapatkan hasil terjadinya penghematan material sebanyak 12,5 % dan penghematan biaya total sebesar Rp.77.342.386,3
Copyrights © 2025