Model kerja hybrid telah menjadi pendekatan kerja dominan pasca pandemi dan menuntut transformasi strategis dalam praktik manajemen sumber daya manusia (MSDM). Meskipun literatur terkait kerja hybrid berkembang pesat, kajian sebelumnya masih terfragmentasi dan belum menyajikan sintesis kritis berbasis PRISMA yang mengintegrasikan konteks organisasi, strategi MSDM serta dampaknya terhadap keterlibatan karyawan, produktivitas, kesejahteraan dan keberlanjutan budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan mengisi kesenjangan tersebut melalui systematic literature review (SLR) kualitatif menggunakan pendekatan PRISMA terhadap artikel ilmiah periode 2021–2025. Seleksi literatur melalui Publish or Perish dan Covidence menghasilkan 10 artikel inti yang dipilih dengan ketat untuk memastikan relevansi, kualitas dan kesesuaian pada fokus penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja, digitalisasi proses MSDM, manajemen kinerja berbasis hasil, kepemimpinan adaptif dan dukungan kesejahteraan karyawan merupakan faktor kunci keberhasilan kerja hybrid. Namun, efektivitas strategi tersebut bersifat kontekstual dan bergantung pada kesiapan organisasi serta kualitas implementasi kebijakan MSDM. Studi ini menegaskan bahwa kerja hybrid merupakan transformasi strategis yang memerlukan pendekatan MSDM yang adaptif, berorientasi pada manusia dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025