Penelitian ini menganalisis ketidakpuasan kerja karyawan tetap pada level asisten manajer (AMGR) dan manajer (MGR) di PT XYZ yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara beban kerja dan kompensasi, ketidakjelasan peran, serta minimnya pengakuan terhadap kompetensi dan pencapaian. Kondisi tersebut memicu kelelahan, menurunkan motivasi dan berdampak pada retensi karyawan serta kinerja Perusahaan. Penelitian bertujuan menganalisis tingkat kepuasan karyawan tetap terhadap sistem kerja saat ini, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi, dan menentukan prioritas untuk perbaikan strategis. Data diperoleh studi literatur, kuesioner, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI), Importance Performance Analysis (IPA), dan metode Eckenrode. Hasil menunjukkan skor CSI sebesar 70.17%, menandakan tingkat kepuasan yang rendah. Analisis IPA dengan skor 82% menunjukkan ketidaksesuaian yang signifikan, dimana sistem kompensasi gagal memenuhi harapan karyawan. Metode Eckenrode memprioritaskan perbaikan pada beban kerja, kompensasi dan kompetensi memiliki skor 0.209. Penelitian ini memberikan kontribusi asli melalui pendekatan multidimensional yang menawarkan solusi praktis untuk perbaikan sistem kerja, peningkatan retensi karyawan, serta penguatan kinerja Perusahaan secara keseluruhan.
Copyrights © 2025