Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua metode utama dalam ekstraksi backlink web content impact, yaitu Ahrefs dan Majestic, pada website perguruan tinggi yang terdaftar di Webometrics. Penelitian ini menggunakan dataset yang terdiri dari 10 perguruan tinggi di Indonesia. Proses ekstraksi backlink dilakukan untuk mengidentifikasi parameter utama seperti jumlah backlink dan referring domains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Majestic secara konsisten mencatat jumlah backlink dan referring domains yang lebih tinggi dibandingkan dengan Ahrefs. Hal ini menunjukkan bahwa Majestic memiliki kemampuan yang lebih unggul dalam mengidentifikasi dan mengukur dampak konten web. Kesimpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa Majestic dapat memberikan hasil yang lebih komprehensif dan mendalam untuk analisis web content impact.
Copyrights © 2024