Pemantauan kualitas air sangat penting dalam pengelolaan lingkungan, namun metode tradisional yang melibatkan pengambilan sampel secara manual dan analisis laboratorium memerlukan waktu lama, biaya tinggi, serta rentan terhadap keterlambatan, sehingga membatasi pengambilan keputusan secara tepat waktu. Penelitian ini mengatasi tantangan tersebut dengan mengimplementasikan sistem pemantauan kualitas air secara real-time yang memanfaatkan sensor berbasis IoT dan kerangka kerja Internet of Things Water Quality Index (IOTWQI). Sistem ini mengintegrasikan berbagai sensor, termasuk pH, TDS, suhu, kekeruhan, dissolved oxygen (DO), dan electrical conductivity (EC), untuk mengumpulkan data secara kontinu. Data tersebut diproses oleh mikrokontroler dan dikirimkan ke server cloud untuk divisualisasikan melalui dashboard daring. Sistem ini memungkinkan deteksi dini terhadap pencemaran dan mendukung pengelolaan sumber daya air secara proaktif. Pengujian dilakukan pada skala laboratorium dan menunjukkan akurasi tinggi pada berbagai parameter. Sensor suhu (DS18B20) mencatat rata-rata galat sebesar 1,46% dengan akurasi 98,54%, sementara sensor pH mencapai akurasi 96,85% dengan galat 3,15%. Sensor EC menunjukkan kinerja tertinggi dengan akurasi 99,81% dan galat 0,189%, sedangkan sensor DO mencapai akurasi 98,14% dengan galat 1,86%. Hasil ini memvalidasi keandalan sistem untuk pemantauan secara real-time. Pekerjaan selanjutnya akan difokuskan pada uji lapangan dan integrasi dengan kerangka kerja pengelolaan air yang lebih luas guna meningkatkan skalabilitas dan penerapan praktis
Copyrights © 2025