Abstrak Budidaya ikan air tawar dengan sistem kolam tanah memiliki peranan penting dalam perekonomian masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Air Satan, Kabupaten Musi Rawas. Namun, permasalahan teknis seperti fluktuasi kualitas air dan tingginya angka kematian ikan masih menjadi kendala yang berdampak pada produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas budidaya dan mengidentifikasi permasalahan teknis pada kolam tanah di Desa Air Satan. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner, wawancara, dan pengukuran parameter kualitas air (DO, pH, suhu). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata produksi sebesar 15 ton per siklus pada dua kolam tanah berukuran 70 m x 40 m. Kualitas air menunjukkan DO 7 mg/L, pH 7,8, dan suhu 27°C, yang berada dalam kisaran optimal untuk budidaya ikan nila dan ikan mas. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi ketidakstabilan debit air irigasi saat musim kemarau serta seringnya serangan penyakit ikan yang menyebabkan tingkat kematian benih mencapai 15–20%. Kesimpulannya, meskipun budidaya ini berpotensi menguntungkan, dibutuhkan perbaikan manajemen kualitas air dan pengendalian penyakit ikan untuk meningkatkan produktivitas secara berkelanjutanbudidaya ikan
Copyrights © 2025