PATRIOT
Vol. 18 No. 1 (2025): JUNI

PENGARUH KOALISI PARTAI POLITIK TERHADAP HAK PREROGATIF PRESIDEN DALAM PENGANGKATAN MENTERI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945

Billy Andre Tohatta (Universitas Caritas Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengkaji dan menganalisis koalisi partai politik merupakan sistem pemerintah Indonesia berdasarkan UUD 1945, (2) Untuk menganalisis dan memberikan argumentasi akibat hukum pengangkatan Menteri yang didasarkan pada koalisi partai politik. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis nomatif yaitu metode penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau bahan sekunder belaka. Data yang berasal dari pemelitian kepustakaan (library research), Dimana penelitian kepustakaan menggunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tertier. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengaruh Koalisi Terhadap Penyelenggaraan Pemerintah Di Indonesia sangat berdampak pada pembentukan cabinet oleh Presiden terpilih selaku pemegang hak prerogative dalam pembentukan cabinet sebagaimana yang dijelaskan dalam pasal 17 UUD 1945. Selain itu koalisi mayoritas dalam rangka pengangkatan Menteri melahirkan resiko politik yang tidak sempurna. Meleburnya (blended) eksekutif dan legislative membuat keduanya berada pada relasi yang akomodatif dan kompromistis. Presiden menggandaikan Hak prerogatifnya dan Fungsi pengawasan DPR melemah. Bahkan resiko terburuk menyebabkan rezim pemerintahan terjebak godaan otoritarisme. Begitupun asumsi awal yang menegaskan kualisi gemuk akan mewujudkan stabilitas pemerintahan tidak dapat dijadikan alasan pembenar.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

patriot

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

PATRIOT is a journal published by Faculty of Law, Caritas Indonesia University twice a year in June, and December E-ISSN: 2808-1064 . PATRIOT is an open access and peer-reviewed journal that aims to offer an international academic platform for cross-border legal research in multiple governance ...