Penentuan sifat-sifat ion Be2+ dan B3+ khususnya yang terkait dengan energi keadaan dasar dapat dipelajari dengan menggunakan berbagai metode, di antaranya Teori Gangguan dan Metode Variasional. Dalam metode ini, energi keadaan dasar elektron dari ion Be2+ dan B3+ dihitung dengan menggunakan fungsi gelombang atom Hidrogen. Proses optimasi dilakukan secara analitik dan komputasi (menggunakan metode Nelder-Mead yang ditulis dalam Fortan). Dengan menggunakan Teori Gangguan, energi keadaan dasar yang diperoleh adalah -367,354 eV untuk ion Be2+ dan -595,249 eV untuk B3+, di mana besar deviasinya adalah 1,147% untuk Be2+ dan 0,726% untuk B3+. Selain itu, dengan menggunakan Metode Variasional, nilai energi dasar untuk ion Be2+ dan B3+ adalah -370,011 eV dan -570,695 eV, di mana nilai ini terpaut masing-masing 0,432% dan 4,821% dari energi eksperimen. Dari hasil ini terlihat bahwa nilai energi keadan dasar yang diperoleh dengan menggunakan Metode Variasional lebih dekat dengan hasil eksperimen dibandingkan dengan Teori Gangguan. Oleh karena itu, Metode Variasional sangat berpotensi untuk digunakan dalam mempelajari sifat-sifat keadaan dasar atomik. Selain itu juga metode Nelder-Mead yang digunakan memiliki kapabilitas yang bagus dalam mengoptimalisasikan persamaan untuk memperoleh nilai parameter dalam menjelaskan energi keadaan dasar dari ion Be2+ dan B3+.
Copyrights © 2024