Pemenuhan kebutuhan energi listrik dapat dilakukan dengan memanfaatkan energi alternatid seperti energi nuklir yang merupakan energi baru terbarukan (EBT) dan bersifat ramah lingkungan. Energi listrik dapat dihasilkan di reaktor nuklir pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Pengembangan reaktor nuklir berukuran kecil atau Small Modular Reactor (SMR) dapat diterapkan pada Boiling Water Reactor (BWR) dengan keunggulan kontruksinya yang lebih sederhana. Penelitian ini melakukan analisis neutronik pada BWR berdaya 100 MWth berbahan bakar Thorium nitrida dengan membandingkan konfigurasi fuel pin cell singular, rectangular, dan hexagonal menggunakan kode OpenMC. Perhitungan neutronik dilakukan secara simulasi burn-up selama 2,5 tahun untuk mengetahui nilai multiplikasi efektif (keff) dan fluks neutron yang dihasilkan pada setiap konfigurasi fuel pin cell. Nilai keff kritis yang paling kecil dihasilkan pada penggunaan konfigurasi fuel pin cell rectangular dengan persentase U-233 sebanyak 2%, sedangkan fluks neutron yang paling optimal dihasilkan pada penggunaan konfigurasi fuel pin hexagonal dengan persentase U-233 sebanyak 2,9%.
Copyrights © 2025