Studi ini mengeksplorasi potensi penggunaan film sebagai alat promosi penyuluhan kesehatan dalam komunitas di masyarakat, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Metode analisis dokumen dengan paradigma konstruktivis digunakan, dimana jurnal dan buku teks dari internet dan sumber akademis dipelajari untuk mendukung perancangan dan pembuatan produk alat promosi kesehatan, khususnya film pendek yang efektif. Hasil penelitian menyoroti 9 elemen penting yang harus dimiliki film untuk menyampaikan pesan kesehatan secara efektif, antara lain: tujuan pembuatan film, tema, isi pesan, alur yang jelas, konflik. Konflik muncul dalam cerita film dan bahasa film, runtime, layout, art yang menarik, dan karakterisasi yang kuat. Kajian ini memberikan kajian mendalam mengenai potensi pemanfaatan film sebagai alat promosi kesehatan untuk mencapai tujuan peningkatan PHBS di masyarakat.
Copyrights © 2024