Adaptasi kegiatan ngaji online sebagai bentuk transformasi tradisi pengajian di era digital, dengan fokus pada kajian kitab Adabud Dunya wad Din yang diselenggarakan melalui WhatsApp dan Google Meet. Latar belakang penelitian ini berangkat dari maraknya fenomena ngaji online yang menawarkan akses luas bagi masyarakat, namun tetap menyisakan pertanyaan mengenai kedalaman pemahaman dan dampak spiritual bagi pesertanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi digital, serta analisis rekaman kajian dan percakapan grup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi ngaji online muncul dari kebutuhan mempertahankan ikatan keilmuan antara guru dan santri, kemudian berkembang menjadi sarana penyebaran ilmu yang lebih luas. Mekanisme pengajian memanfaatkan kombinasi WhatsApp sebagai ruang komunitas dan Google Meet sebagai ruang tatap muka virtual. Penelitian juga menemukan bahwa ngaji online memberikan dampak positif pada pemahaman agama dan pembentukan adab remaja, meskipun tidak terlepas dari tantangan seperti keterbatasan spiritualitas dan kurangnya konsistensi peserta. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa ngaji online dapat menjadi alternatif efektif jika didukung strategi pedagogis digital yang tepat.
Copyrights © 2025