Stunting adalah masalah gizi kronis pada balita yang ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan dengan anak seusianya. Salah satu penyebab tidak langsung adalah ketersediaan sanitasi yang tidak layak dan aman. Sanitasi yang buruk dapat menimbulkan penyakit infeksi pada balita serta diare dan kecacingan yang dapat mengganggu proses pencernaan dalam proses penyerapan nutrisi, jika kondisi ini terjadi dalam waktu lama dapat mengakibatkan stunting. Tujuan: Penelitian ini Untuk Mengetahui pengaruh edukasi sanitasi lingkungan Terhadap Pengetahuan ibu dalam upaya penurunan angka Stunting di Desa Telutih Baru Kecamatan Tehoru.Metode: Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experiment dengan jenis one group pre-test and post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah 45 ibu yang memiliki bailita Usia ≤ 2 tahun. Sedangkan Sampel dalam peneitian ini yaitu 45 ibu yang memiiki Balita Usia ≤ 2 tahun di Desa Teluti Baru Kecamatan Tehoru. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dalam bentuk pernyataan-pernyataan, variabel dalam penelitian ini yaitu variable sanitasi lingkungan dan pengetahuan Ibu. Analisis yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Uji Wilcoxon. Hasil; pada uji pre-tes menunjukan pengetahuan ibu balita rendah yaitu 11 dan pada post-tes menunjukan peningkatan pengetahuan yaitu 20, uji wilcoxon menunjukan ada pengaruh yang sangat signifikan pengetahuan ibu tentang sanitasi lingkungan terhadap upaya penurunan angka stunting dengan p-valuae 0,00. Simpulan; ada pengaruh pengetahuan ibu balita terhadap upaya penurunan angka stunting.
Copyrights © 2025