Performa reproduksi yang baik dapat menjamin peningkatan populasi ternak babi melalui litter size dan service per conception dalam setahun. Salah satu faktor yang memengaruhi performa reproduksi adalah pakan yang me- ngandung asam amino. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan organ reproduksi babi ras persilangan fase starter-grower-finisher melalui suplementasi asam amino esensial (lisin, metionin dan triptofan) dan kolin dalam pakan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, dengan total 12 ekor babi betina lepas sapih. Perlakuan dalam penelitian ini meliputi P0: pakan standar tanpa campuran asam amino esensial (lisin, metionin dan triptofan) dan kolin (campuran AAK); P1: pakan P0 ditambahkan 5 % AAK; P2: pakan P0 ditambahkan 10% AAK; dan P3: pakan P0 ditambahkan 15% AAK. Pengam- bilan data dilakukan setiap 4 minggu selama 16 minggu. Variabel yang diamati adalah morfometri saluran reproduksi meliputi ovarium dan folikel, oviduk, uterus, dan servik. Data yang diperoleh dianalisi dengan analisis sidik sidik ragam (analysis of variance), bila terdapat perbedaan nyata (P<0,05), maka dilanjutkan dengan analisis Duncan’s New Multiples Range Test. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan nyata (P<0,05) pada semua perlakuan terhadap variabel yang diamati, dan perlakuan P2 menunjukkan hasil terbaik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah per- forma reproduksi babi ras persilangan yang diberikan suplementasi asam amino esensial dan kolin dalam pakan sebesar 10% menunjukkan perkembangan organ-organ reproduksi yang lebih baik.
Copyrights © 2025