Jurnal Penelitian
Vol 18, No 2 (2024): JURNAL PENELITIAN

Penerapan Program Bimwinsus Bagi Penyandang Disabilitas Di KUA Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan




Article Info

Publish Date
30 Jan 2025

Abstract

The Special Pre-Wedding Marriage Guidance Program at the Winongan Religious Affairs Office is the trailbazer in the Pasuruan region. The interesting thing about this program is their target participants are people with disabilities who rarely discussed and heard in the community. This is what encourages the author to examine how the impact is given from the implementation of the Special Pre-Wedding Marriage Guidance Program through the utilitarian paradigm in order to find out whether the benefits provided have gone well or vice versa. The Author used descriptive qualitative method with data aggregation techniques ranging from observation, documentations, and interviews. Samples were obtained from respondents and trusted sources with purposive sampling styles. The results showed that the program was able to have a positive impact on participants such as providing knowledge about mandatory bathing procedures and special childcare patterns for people with disabilities to a sustainable impact on how to create a sakinah family after marriage. However, the lack of facilities and funding is a hindering factor that Mills said needs to be addressed in order to provide ultimate happiness. Through this research, it can be concluded that the program provided is able to provide guidance for people with disabilities not only in the realm of family, but also to the self-development of people with disabilities. This research also contributes knowledge related to the Special Pre-Wedding Marriage Guidance program from a practical perspective that will be useful in the development of empowerment programmes for people with disabilities.AbstrakProgram Bimbingan Perkawinan Khusus di Kantor Urusan Agama Winongan termasuk salah satu program pelopor di wilayah Pasuruan. Hal yang menarik dari program ini adalah target partisipannya yang merupakan penyandang disabilitas yang jarang dibahas dan terdengar di masyarakat. Oleh karena itu, penulis merasa perlu untuk meneliti bagaimana dampak yang diberikan dari penerapan program Bimbingan Perkawinan Khusus tersebut melalui paradigma Utilitarian agar bisa mengetahui apakah manfaat yang diberikan sudah berjalan dengan baik atau sebaliknya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan mulai wawancara, dokumentasi, hingga observasi. Sampel diperoleh dari para responden maupun sumber terpercaya dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program yang diberikan mampu memberikan dampak positif bagi peserta seperti memberikan pengetahuan mengenai tata cara mandi wajib maupun pola pengasuhan anakĀ  khusus bagi penyandang disabilitas hingga dampak berkelanjutan mengenai cara mewujudkan keluarga sakinah setelah menikah. Meski demikian, kurangnya fasilitas dan dana menjadi faktor penghambat yang menurut Mills perlu ditindaklanjuti agar bisa memberikan kebahagiaan jangka panjang. Melalui penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa program yang diberikan mampu memberikan bimbingan bagi para penyandang disabilitas tidak hanya dalam ranah keluarga, namun hingga pengembangan diri para penyandang disabilitas. Penelitian ini juga memberikan sumbangsih pengetahuan terkait program bimwinsus dari segi praktis yang akan berguna dalam pengembangan program-program pemberdayaan penyandang disabilitas.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jurnalPenelitian

Publisher

Subject

Religion

Description

Focus: Jurnal Penelitian fokus pada penyediaan artikel ilmiah sosial keagamaan berbasis pada tema-tema yang berkembang yang hadir melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. Scope: Jurnal Penelitian mengkhususkan diri dalam studi sosial keagamaan, yang meliputi islamic studies, ...