AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Vol 2 No 3 (2020): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan

Keanekaragaman Bulu Babi (Echinoidea) Di Ekosistem Terumbu Karang Pantai Waipare, Desa Watumilok, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka

Maria Yohanista (Unknown)
Yohanes Erifon (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Feb 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan keanekaragaman bulu babi (Echinoidea) di Ekosistem Terumbu Karang Pantai Waipare, Desa Watumilok, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka. Penelitian menggunakan metode line transek yang ditarik sejajar garis pantai dengan jarak antara garis transek yaitu 10 m. Pada satu garis transek ditempatkan 5 plot atau transek kuadran dengan jarak antar plot yaitu 1 meter dan luas masing-masing plot 1 m2. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa jenis bulu babi yang ditemukan di Ekosistem Terumbu Karang Pantai Waipare sebanyak 4 spesies yaitu Diadema setosum, Echinotrix calamaris, Tripneus dan Diadema antilarum dengan nilai kepadatan tertinggi adalah jenis Diadema setosum sebesar 25,80 Individu/m2 sedangkan kepadatan terendah adalah jenis Echinotrix calamaris sebesar 0,53 Individu/m2. Nilai kehadiran tertinggi terdapat pada spesies Diadema setosum dan Deadema antilarum yakni sebesar 31,25 % masuk dalam kategori jarang sedangkan Echinotrix calamaris yakni 12,50 % dan Tripneust dengan nilai sebesar 25,00% tergolong sangat jarang kehadirannya. Nilai keanekaragaman bulu babi tertinggi adalah jenis Diadema setosum sebesar 0,28 sedangkan keanekaragaman terendah adalah jenis Echinotrix calamaris sebesar 0,058 dimana nilai keanekaragaman keseluruhan transek tergolong rendah. Nilai indeks dominasi tertinggi adalah jenis Diadema setosum sebesar 0,4216 sedangkan dominasi terendah adalah jenis Echinotrix calamaris sebesar 0,0002 dimana tergolong kategori nilai dominasi rendah maka tidak ada spesies yang mendominasi. Nilai indeks keseragaman tertinggi adalah jenis Diadema setosum sebesar 0,260 sedangkan keseragaman terendah adalah jenis Echinotrix calamaris sebesar 0,042 artinya pada ekosistem terumbu karang di Perairan Waipare Desa Watumilok penyebarannya tidak merata.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

aquanipa

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Earth & Planetary Sciences Engineering Environmental Science Social Sciences

Description

AQUANIPA-Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Pengembangan Perikanan Berkelanjutan, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa, dan sebagai sarana publikasi hasil ...