Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui kontribusi yang diberikan oleh sektor perikanan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Sikka. Penelitian ini dilakukan di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Jl. Litbang, Kota Uneng, Kec. Alok, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada bulan Agustus 2023. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari analisis rasio efektivitas, rasio pertumbuhan, dan analisis trend. Pendapatan asli daerah kabupaten sikka pada sektor Perikanan terdiri dari Retribusi pemakaian kekayaan daerah penyewaan tanah dan bangunan (retribusi sewa laboraturium, retribusi pabrik es, retribusi cold storange, retribusi bangunan depo dan bengkel, retribusi solar pocked dealer nelayan (SPDN) dan retribusi termo king), retribusi tempat khusus parkir dan retribusi pelayanan pelabuhan. Laju pertumbuhan tertinggi terdapat pada tahun 2020 dengan nilai laju pertumbuhan 5,66% dan yang terendah pada tahun 2022 dengan nilai laju pertumbuhan -59,45%. Rasio efektivitas tertinggi terdapat pada tahun 2020 dengan rasio 87%, kemudian tahun 2021 dengan nilai rasio 58% dan yang terendah pada tahun 2022 dengan nilai rasio 21%. Analisis trend Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kab. Sikka selama 4 tahun (2023-2026) mengalami penurunan yaitu pada tahun 2023 Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sikka sebesar Rp. 284.389.631, pada tahun 2024 sebesar Rp. - 179.608.087, pada tahun 2025 sebesar Rp. -643.605.806 dan pada tahun 2026 sebesar Rp. -1.107.603.525.
Copyrights © 2024