Industri fesyen produk tas kulit menunjukkan prospek perkembangan signifikan, di mana tas berfungsi ganda sebagai wadah dan aksesori gaya hidup. Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan produk dengan mengangkat nilai kearifan lokal, didukung oleh meningkatnya kesadaran pelestarian budaya. Penelitian ini bertujuan merancang tas kulit yang fungsional, estetis, dan mampu merepresentasikan identitas eksplorasi cagar budaya Komunitas Aleut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui kerangka User-Centered Design (UCD) dan analisis SWOT. Proses penelitian diawali dengan pengumpulan data mengenai kebutuhan, preferensi komunitas, dan aktivitas eksplorasi cagar budaya. Teknik laser engraving diterapkan untuk menghasilkan motif dengan nilai estetika dan representasi kekayaan budaya sebagai identitas visual komunitas. Hasil penelitian ini berupa rancangan tas kulit yang tidak hanya memenuhi aspek fungsional untuk mendukung kegiatan eksplorasi, tetapi juga berhasil memperkenalkan kearifan lokal melalui desain visual yang dihasilkan, sehingga memperkuat identitas komunitas.
Copyrights © 2025