Kaligrafi Islam merupakan seni menulis indah, umumnya diambil dari sifat-sifat mulia Allah, seperti Asmaul Husna, sifat 20 maupun dari ayat-ayat Al Quran. Tujuan penelitian ini adalah merancang kaligrafi Asmaul Husna menggunakan gaya pewarnaan Anime agar lebih mendekatkan pada generasi muda terutama penyuka animasi Jepang. Selain itu, metode ini juga bisa menjadi media dakwah bagi remaja. Artikel ini merupakan perancangan eksperimen dalam mewarnai kaligrafi menggunakan pewarnaan gaya anime. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan metode eksperimen, data-data didapatkan melalui wawancara, studi literatur, dan observasi. Observasi dilakukan di wilayah Setu Bekasi, data wawancara dilakukan dengan Firman Widyasmara, ilustrator dari Lanting Animation. Hasil dari penelitian ini, kaligrafi Asmaul Husna berukuran 210 mm x 297 mm. Teks diambil dari bahasa Arab, Ar Rahiim, yang berarti kasih sayang, Maha Pengampun. Pewarnaan menggunakan warna-warna kontras, dominan biru, ungu, merah muda, kuning, jingga, putih, dan hitam. Warna tersebut membentuk ilustrasi abstrak maupun non-abstrak, seperti sinar bintang, geometris, dan lain sebagainya. Dari pewarnaan ini, kaligrafi terkesan lebih dinamis, cerah, muda, dan bersemangat. Jika seni kaligrafi bisa dikolaborasikan dengan gaya pewarnaan lain, diharapkan peminatnya makin luas dan menjadi sarana strategi dakwah. Kegiatan kaligrafi tidak hanya bagian ekstrakulikuler, tetapi juga berkembang untuk memenuhi kebutuhan lain seperti pameran, koleksi, dan lain-lain.
Copyrights © 2025