Risiko ketidakpastian selalu ada pada proyek konstruksi yang dapat berdampak signifikan pada meningkatnya biaya proyek yang berdampak signifikan pada sektor konstruksi, terutama dalam segi harga material yang cenderung tidak dapat diprediksi kenaikannya. Untuk itulah diperlukan menejemen resiko untuk mengidentifikasi item pekerjaan dengan biaya terbesar, sehingga kontraktor dapat menganggarkan biaya kontingensi. Untuk mengatasi risiko ini maka digunakan Monte Carlo Simulation dengan distribusi logistik untuk memodelkan ketidakpastian kenaikan harga material baja. Pada penelitian ini akan menggunakan studi kasus proyek gudang dimana bahan yang banyak digunakan adalah material baja. Untuk dapat memodelkan ketidakpastian harga baja, diambil data historis material baja selama 10 tahun terakhir. Setelah itu akan dilakukan simulasi Monte Carlo dengan menggunakan random variable dari fluktuasi harga baja agar dapat ditemukan berapa biaya kontingensi bagi kontraktor. Berdasarkan hasil simulasi, kontraktor perlu biaya kontingensi sebesar 5,76 % dan 11,11 % dengan degree of confidence sebesar 90% dan 95%.
Copyrights © 2025