Change order yang terjadi pada proyek konstruksi merupakan suatu hal yang tidak bisa dihindari, terutama pada proyek rumah tinggal. Change order tersebut menyebabkan terhambatnya performa proyek dari segi biaya, mutu dan waktu. Change order manajemen merupakan cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi terjadinya perubahan sekaligus meningkatkan performa proyek. Selain change order manajemen, kehadiran manajemen konstruksi pada suatu proyek juga dapat meningkatkan performa proyek. Penelitian ini meneliti mengenai pengaruh change order manajemen kepada performa proyek rumah kelas menengah dan mewah di Surabaya dengan manajemen konstruksi sebagai moderator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa change order manajemen mempengaruhi performa proyek secara langsung, manajemen konstruksi mempengaruhi performa proyek baik secara langsung maupun sebagai moderator. Sehingga dapat disimpulkan bahwa manajemen konstruksi mampu memperkuat hubungan change order manajemen dengan performa proyek pada proyek rumah kelas menengah dan mewah di Surabaya.
Copyrights © 2025