Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh multiple repairs terhadap sifat mekanik dan struktur mikro material HARDOX 400 yang digunakan sebagai liner pada hopper di industri pertambangan. HARDOX 400 dipilih karena ketahanan ausnya yang tinggi, namun material ini memiliki weldability rendah sehingga rawan mengalami cacat saat pengelasan. Studi dilakukan menggunakan proses pengelasan FCAW dengan variasi jumlah repair yang dilakukan meliputi kondisi tanpa repair, serta repair yang dilakukan sebanyak satu, dua, dan tiga kali. Pengujian mencakup kekerasan, ketangguhan (impact), struktur mikro, dan ketahanan aus. Hasil menunjukkan kekerasan tertinggi terdapat pada HAZ repair tiga kali (249,76 Kgf/mm²), sementara kekerasan terendah ada pada weld metal repair dua kali (182,70 Kgf/mm²). Ketangguhan tertinggi ditemukan di HAZ tanpa repair (1,84 J/mm²), dan yang terendah di weld metal repair tiga kali (1,12 J/mm²). Struktur mikro didominasi ferrite dan pearlite, dengan peningkatan dominasi pearlite seiring bertambahnya repair. Ketahanan aus terbaik dimiliki tiga kali repair (0,004004770 mm³/N.m), sedangkan terburuk pada dua kali repair (0,006970926 mm³/N.m). Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa multiple repairs cenderung meningkatkan kekerasan namun menurunkan ketangguhan material.
Copyrights © 2025