Penelitian bertujuan menganalisis bagaimana sistem perhitungan biaya pesanan digunakan untuk menentukan biaya produksi produk di CV. Batik Sugitan Probolinggo, serta mengevaluasi dampaknya terhadap akurasi penetapan harga jual. Studi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan mengumpulkan data dari dokumen-dokumen terkait produksi dan catatan biaya, serta melalui wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perusahaan memasukkan biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung dalam perhitungannya, tetapi tidak sepenuhnya memasukkan biaya overhead pabrik. Ketika dibandingkan dengan metode perhitungan biaya penuh, terdapat perbedaan yang signifikan, dengan metode perhitungan biaya penuh menunjukkan biaya produksi yang lebih tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa perhitungan biaya yang belum komprehensif berpotensi menyebabkan laba perusahaa lebih rendah dari yang diperkirakan serta harga jual belum sepenuhnya mencerminkan biaya produksi aktual. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan bukti empiris mengenai pentingnya penerapan metode full costing bagi usaha manufaktur skala menengah dalam meningkatkan akurasi perhitungan biaya, mendukung penetapan harga yang lebih tepat, serta memperkuat kualitas pengambilan keputusan manajerial.
Copyrights © 2026