Penelitian ini mengkaji bagaimana indikator makroekonomi memengaruhi Nilai Tukar Petani (NTP) di Indonesia dengan memanfaatkan data deret waktu dari tahun 2009 hingga 2024. Variabel yang dianalisis meliputi PDB sektor pertanian, tingkat inflasi, jumlah tenaga kerja pertanian, serta suku bunga. Pengolahan data dilakukan melalui regresi linier berganda dengan menerapkan metode Ordinary Least Squares (OLS) melalui bantuan perangkat lunak EViews 13. Hasil analisis mengindikasikan bahwa PDB sektor pertanian memiliki dampak negatif yang signifikan atas NTP, sementara tenaga kerja pertanian memberikan pengaruh positif dan signifikan. Sebaliknya, inflasi dan suku bunga berdampak negatif namun tidak signifikan. Secara keseluruhan, indikator makroekonomi terbukti berperan penting dalam membentuk dinamika NTP. Temuan ini menekankan perlunya stabilitas ekonomi makro dan penguatan faktor produksi untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia.
Copyrights © 2026