Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk melalui pengembangan produk ramah lingkungan seperti sedotan organik berbahan purun (Echinochloa sp.) yang tumbuh di rawa Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keuntungan dan menganalisis rasio profitabilitas usaha sedotan purun pada Kelompok Usaha Kembang Ilung di Desa Banyu Hirang. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data primer dan sekunder, penelitian menghitung biaya, penerimaan, pendapatan bersih, serta rasio profitabilitas (NPM, ROA, dan ROE). Hasil menunjukkan kapasitas produksi 6.000 pcs per bulan menghasilkan penerimaan Rp 1.200.000, biaya Rp 920.833, dan laba bersih Rp 279.167, dengan NPM 23,26%, ROA 12,86%, dan ROE 22,33%. Usaha ini layak dijalankan disecara finansial dan berkontribusi pada pengurangan plastik, meski terkendala modal dan teknologi. Dukungan pemerintah dan inovasi diharapkan meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha purun.
Copyrights © 2026