JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Vol. 13 No. 3 (2025): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS

Gastropod Density and Diversity in Tasik Ria Beach Tourism Area, North Sulawesi

Aldi Tharo (Universitas Sam Ratulangi.)
Indri S. Manembu (Universitas Sam Ratulangi.)
Noldy Mamangkey (Universitas Sam Ratulangi)
Inneke F. M. Rumengan (Universitas Sam Ratulangi)
Medy Ompi (Universitas Sam Ratulangi)
Rosita A. J. Lintang (Universitas Sam Ratulangi)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2025

Abstract

  Baseline information on intertidal gastropod assemblages is critical for managing tropical shorelines subject to growing recreational pressure. This study quantified species composition, density and diversity of gastropods along the intertidal zone of the Tasik Ria Beach Tourism Area, North Sulawesi, Indonesia. Sampling was conducted once at low tide along three 13 m land‑to‑sea transects spaced 50 m apart. Five 1 × 1 m quadrats were placed at 2 m intervals along each transect. Epifaunal gastropods were hand‑collected, while infaunal taxa were excavated to a depth of ~25 cm; all specimens were preserved in 70 % ethanol and identified using regional monographs and the World Register of Marine Species.A total of 24 gastropod species were recorded. Mean densities at the three stations were within ranges typically associated with minimally disturbed sandy‑muddy shores, indicating that habitat remains in comparatively good condition. Shannon–Wiener diversity values (H′) fell within the low‑to‑moderate category, whereas Simpson dominance coefficients (C) were moderate at all stations, reflecting the numerical prominence of Nassarius pullus. The assemblage structure suggests a moderately healthy intertidal community that is beginning to show signs of faunal dominance. Continued periodic recommended to detect potential shifts attributable to intensifying tourism, and to inform evidence‑based coastal management and conservation strategies. Keywords: Gastropods, density, diversity, dominance, and tourist area   Abstrak Informasi dasar tentang komunitas gastropoda di zona pasang surut sangat penting untuk mengelola pantai tropis yang menghadapi tekanan rekreasi yang meningkat. Riset ini mengukur komposisi spesies, kepadatan, dan keragaman gastropoda di zona pasang surut Area Wisata Pantai Tasik Ria, Sulawesi Utara, Indonesia. Pengambilan sampel dilakukan sekali saat air surut sepanjang tiga transek darat-ke-laut berukuran 13 m dan berjarak 50 m satu sama lain. Lima kuadrat berukuran 1 × 1 m ditempatkan dengan jarak 2 m di sepanjang setiap transect. Gastropoda yang hidup di permukaan dikumpulkan secara manual, sementara taksa infaunal digali hingga kedalaman ~25 cm; semua spesimen diawetkan dalam etanol 70% dan diidentifikasi menggunakan monografi regional dan World Register of Marine Species.Total 24 spesies gastropoda tercatat. Kepadatan rata-rata di tiga stasiun berada dalam rentang yang umumnya terkait dengan pantai berpasir-berlumpur yang minim gangguan, menunjukkan bahwa habitat masih dalam kondisi relatif baik. Nilai keragaman Shannon–Wiener (H′) berada dalam kategori rendah hingga sedang, sedangkan koefisien dominansi Simpson (C) moderat, mencerminkan dominasi numerik Nassarius pullus. Struktur komunitas menunjukkan komunitas intertidal yang sehat namun mulai menunjukkan tanda-tanda dominasi fauna. Pemantauan berkala direkomendasikan untuk mendeteksi pergeseran potensial akibat pariwisata, serta mendukung strategi pengelolaan dan konservasi pesisir berbasis bukti. Kata kunci: Gastropoda, kepadatan, keanekaragaman, dominansi, kawasan wisata.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jplt

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Jurnal Pesisir dan Laut Tropis mewadahi kajian-kajian ilmiah dalam bidang bio-ekologi pesisir dan laut, hidro-oesanografi dan morfologi pesisir, toksikologi dan farmasitika, kajian substansi kimiawi biota dan perkembangan bioteknologi kelautan lainnya, di lingkup pesisir dan laut di daerah tropis. ...