Alanaya Bakery, sebuah usaha mikro yang bergerak di bidang kuliner, menghadapi tantangan dalam mempromosikan produk-produknya secara efektif di era digital. Saat ini, media promosi yang digunakan oleh mitra adalah status WhatsApp, sementara akun Facebook yang dimiliki belum dikelola dengan baik. Keterbatasan dalam pembuatan konten promosi digital menjadi salah satu hambatan utama yang mempengaruhi jangkauan pasar dan daya saing usaha ini. Berdasarkan analisis situasi, program pelatihan yang mengintegrasikan teknologi informasi dalam strategi pemasaran dianggap sebagai solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mitra dalam pembuatan konten promosi digital melalui pelatihan penggunaan aplikasi Capcut. Solusi yang ditawarkan meliputi beberapa tahap, yang dimulai dengan pelatihan intensif tentang pengeditan video menggunakan aplikasi Capcut. Hasil evaluasi kinerja pasca pelatihan, terlihat adanya peningkatan signifikan dalam brand awareness dan brand preferences dari pelanggan setelah melihat video promosi yang dihasilkan oleh Alanaya Bakery. Survei yang dilakukan sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan brand awareness dari 40% menjadi 80%, serta peningkatan brand preferences dari 33% menjadi 80%. Hal ini menunjukkan bahwa solusi yang ditawarkan relevan dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan bisnis Alanaya Bakery. Program ini tidak hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, melalui pengembangan kapasitas teknologi informasi dan promosi digital terutama bagi usaha rumahan Alanaya Bakery.
Copyrights © 2025