Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak transfer fiskal terhadap ketimpangan pembangunan antar daerah di Indonesia. Transfer fiskal, seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH), berperan penting dalam mendukung pemerataan fiskal dan mengurangi kesenjangan ekonomi regional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Keuangan. Analisis dilakukan melalui model regresi panel untuk menguji pengaruh transfer fiskal terhadap indikator ketimpangan pembangunan, seperti indeks Williamson dan rasio PDRB per kapita antar wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transfer fiskal memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap ketimpangan pembangunan, meskipun efektivitasnya bervariasi antar daerah. Temuan ini menegaskan pentingnya desain kebijakan transfer fiskal yang lebih adaptif dan berkeadilan guna memperkuat kohesi pembangunan nasional.
Copyrights © 2025