UMKM di Indonesia menghadapi tantangan persaingan pasar yang ketat di tengah kontribusi signifikan terhadap PDB dan lapangan kerja, di mana pemanfaatan media sosial menjadi kunci adaptasi digital untuk pemasaran efektif dan perluasan pasar, meskipun terkendala literasi digital rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran media sosial dalam pemasaran UMKM, identifikasi tantangan seperti keterbatasan kompetensi dan persaingan konten, serta peluang pengembangan melalui AI, pelatihan, dan integrasi marketplace. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer dari wawancara semi-terstruktur pada UMKM aktif di Instagram, TikTok, dan Facebook selama minimal satu tahun, serta data sekunder dari studi pustaka, analisis dilakukan melalui model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi untuk validitas. Hasil menunjukkan media sosial meningkatkan promosi visual (foto, reels), interaksi dua arah, branding via UGC, efisiensi biaya hingga 70-80%, serta ekspansi pasar global melalui targeting dan komunitas; tantangan utama meliputi literasi digital dan konsistensi, sementara peluang terbuka via otomatisasi dan edukasi pemerintah. Secara keseluruhan, optimalisasi media sosial memperkuat daya saing UMKM di era digital.
Copyrights © 2025