Penelitian ini menganalisis kebijakan China yang menghentikan impor batu bara dari Australia sejak Februari 2021. Pembatasan ini mencakup perpanjangan waktu pemrosesan batu bara dari 25 hari menjadi 40 hari dan pembatasan jumlah tahunan yang dapat diimpor melalui pelabuhan Dalian. Kebijakan ini diduga dipengaruhi oleh keputusan Australia yang mengecualikan Huawei dari jaringan 5G pada Agustus 2020, yang menambah ketegangan antara kedua negara. Ketegangan ini sudah ada sejak 2017, ketika Australia menuduh China ikut campur dalam urusan dalam negerinya. China, sebagai pasar utama ekspor batu bara Australia, mempengaruhi perekonomian Australia yang sangat bergantung pada ekspor tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan kualitatif, dengan data sekunder yang dikumpulkan melalui penelitian perpustakaan. Analisis dilakukan dengan pendekatan Realisme Defensif dan Ofensif, di mana China menggunakan strategi menyeimbangkan kekuatan untuk melindungi kepentingannya, termasuk pengembangan 5G Huawei. Australia, yang mendukung AS, memperburuk hubungan dengan China, yang kemudian memperluas embargo untuk mencakup barang-barang lain seperti anggur dan ternak
Copyrights © 2024