Indonesia sebagai negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia, memiliki wilayah perkebunan yang luas dan menghasilkan limbah dalam jumlah signifikan. Beberapa daerah, terutama Sumatra Utara dan Kalimantan Timur, dua provinsi yang mencoba menggali potensi ini, berupaya menjadikan lidi sawit sebagai komoditas unggulan non migas untuk pasar ekspor. Meskipun Sumatra Utara menunjukkan perkembangan positif dalam upaya pemasaran lidi sawit, Kalimantan Timur masih menghadapi tantangan untuk memaksimalkan potensi ekspor dari komoditas ini. Penelitian ini difokuskan untuk menganalisis upaya peningkatan ekspor komoditas lidi sawit Kalimantan Timur ke India. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data primer dan sekunder, termasuk analisis wawancara untuk memastikan keabsahan data. Analisis didasarkan pada Konsep Strategi Ekonomi oleh Bruce R.Scott. Penelitian ini menyimpulkan bahwa, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah melakukan upaya untuk meningkatkan ekspor komoditas lidi sawit. Hal ini dapat dilihat dari pemberian mesin serut lidi sawit di Desa Saliki, Muara badak dan melalui pemerintah kabupaten berau dan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Timur adalah melakukan pemberian bantuan berupa mesin serut lidi sawit kepada empat koperasi di Kabupaten Berau. Pemerintah Provinsi kalimantan timur juga melakukan kampanye positif sawit dengan sasaran tenaga pendidik, peserta didik, dan generasi muda
Copyrights © 2024