Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pemerintah Indonesia dalam mengamankan ancaman kepunahan spesies Lumba-lumba Mahakam. Jenis penelitiannya adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini menggunakan teori sekuritisasi yaitu empat indikator keamanan non-tradisional, yaitu Objek Referensi (objek yang terancam atau dilindungi), Aktor Sekuritisasi (aktor yang terlibat dalam upaya sekuritisasi), Speech Act (Aktor yang akan melakukan pembingkaian istoritisasi), Audiens (target aktor untuk menentukan keberhasilan suatu sekuritisasi) dan faktor-faktor yang mendukung kepunahan lumba-lumba Mahakam. Dengan model analisis data yang digunakan, yaitu model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat bahwa keamanan non-tradisional merupakan keamanan yang akan mengancam banyak sektor, termasuk keamanan lingkungan yang jika terus terjadi akan menyebabkan pembunuhan suatu spesies dan jika dibiarkan akan merusak ekosistem dan kepunahan
Copyrights © 2025