Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional
Vol. 2 No. 1 (2025): Juni

PENYELESAIAN SENGKETA KELAPA SAWIT INDONESIA–UNI EROPA DI WORLD TRADE ORGANIZATION (WTO)

Nova Medinda (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia.)
Yuniarti Yuniarti (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia.)



Article Info

Publish Date
25 May 2025

Abstract

Penelitian ini mengkaji penyelesaian sengketa minyak kelapa sawit Indonesia-Uni Eropa di WTO, yang dipicu oleh kebijakan RED II dan Regulasi Delegasi Uni Eropa. Kebijakan ini mengklasifikasikan minyak kelapa sawit sebagai satu-satunya minyak nabati dengan risiko tinggi terhadap Perubahan Penggunaan Lahan Tidak Langsung (ILUC), dengan tujuan menguranginya hingga 0% pada tahun 2030 untuk memenuhi target energi terbarukan. Indonesia memandang kebijakan ini diskriminatif, mengingat negara tersebut telah menerapkan berbagai inisiatif kelapa sawit berkelanjutan seperti ISPO dan berbagai kesepakatan internasional. Meskipun upaya tersebut, Uni Eropa tetap memberlakukan kebijakan RED II, yang mendorong Indonesia mengajukan gugatan di WTO (kasus DS593) atas pelanggaran regulasi perdagangan. Sengketa ini saat ini berada di tahap panel, dan belum ada hasil yang diumumkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analisis data kualitatif, serta mengungkap dampak lebih luas dari kebijakan ini terhadap pasar minyak nabati global

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

RGJ

Publisher

Subject

Environmental Science

Description

Regionalism Global Journal: The Journal of International Relations Studies is an open-access, peer-reviewed journal. Our aim is to disseminate current and original articles from researchers on interactions, dynamics, regional organisation and the development of regionalism in a global context, ...