Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan pengendalian emosi dengan stres akademik pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro. Penelitian ini menggabungkan strategi korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 40 peserta dalam sampel dipilih secara acak, dan mereka terdaftar dalam program studi Teknik Mesin. Alat pengumpulan data meliputi skala dukungan sosial berdasarkan teori Sarafino, skala stres akademik berdasarkan Student Academic Stress Scale (SASS) Busari, dan skala regulasi emosi berdasarkan teori Gross. Dengan nilai signifikansi 0,004 (p ˂ 0,05) untuk regulasi emosi dan 0,010 (p ˂ 0,05) untuk dukungan sosial, temuan analisis menunjukkan hubungan negatif yang kuat antara stres akademik dan dukungan sosial. Selain itu, stres akademik mahasiswa secara signifikan dipengaruhi oleh dukungan sosial dan regulasi emosi secara bersamaan, dengan nilai signifikansi 0,001 (p ˂ 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa tingkat stres akademik yang dilaporkan siswa menurun seiring dengan peningkatan kemampuan regulasi emosi dan dukungan sosial yang lebih besar. Signifikansi dukungan sosial dan kontrol emosi sebagai penyangga stres akademik di lingkungan perguruan tinggi didukung oleh penelitian ini.
Copyrights © 2025