Angkatan kerja yang belum mendapatkan pekerjaan saling bersaing dalam rekrutmen. Rekrutmen merupakan proses mendapatkan pegawai untuk mengisi posisi tertentu. Dalam prosesnya, perusahaan seringkali kewalahan dalam tahapan seleksi dan eliminasi kandidat yang terdaftar, apalagi jika jumlahnya sangat banyak. Adanya artificial intelligence dipandang dapat meningkatkan produktivitas dan efektivitas rekrutmen tersebut. Perkembangannya yang baru ini berpotensi menghambat proses rekrutmen bagi pelamar. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memahami perspektif pelamar kerja mengenai peran artificial intelligence terhadap rekrutmen pegawai. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis artikel yang diunggah pada ScienceDirect. Kriteria inklusinya meliputi 1) Topik artikel terkait artificial intelligence dan rekrutmen, 2) Subjek pada artikel merupakan pelamar kerja dalam suatu perusahaan, 3) Artikel merupakan penelitian yang dipublikasikan maksimal 10 tahun terakhir (2014-2024), 4) Artikel menggunakan bahasa Inggris, dan 5) Artikel menggunakan metode penelitian kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelamar kerja cenderung memiliki persepsi positif terkait peran artificial intelligence terhadap rekrutmen pegawai. Persepsi ini didukung juga oleh upaya rekruter dalam mengenalkan proses rekrutmen yang baru ini.
Copyrights © 2024